Header Ads

Sejarah Desa

Nama Watualang berasal dari kata Watu dan alang/malang. Di aliran Sungai Bengawan Solo, Watualang sebelah utara daerah kuburan Nggupit terdapat sebuah batu berukuran lebar 1 m yang membelah sungai (malang) yang menghubungkan tepi sungai sebelah selatan dengan sebelah utara (desa Pitu). Oleh sebab itu bernama Watualang yang artinya batu yang melintang.

Kyai Purnomo merupakan sesepuh dan ulama besar desa Watualang, wafat dibunuh oleh bangsa Belanda sesudah kemerdekaan 45. Mempunyai penerus yaitu Kyai Haji Rusydi - Ketua Majelis Dewan Syuro Kabupaten Ngawi.

Legenda Bu Gito Sari
Nama Gito Sari sebenarnya masih menjadi pertanyaan kebenarannya, tetapi ini adalah warisan budaya yang hendaknya kita jaga, bukan untuk diyakini, tetapi untuk diketahui bahwa kita punya cerita rakyat yang bisa diceritakan untuk anak cucu.

Menurut legenda Gito Sari merupakan anak dari seorang Tumenggung (Bupati). Singkat cerita ia menolak dijodohkan orang tuanya dan bertapa bersama pengawalnya. Banyak perbedaan pendapat mengenai hal ini, namun legenda ini pantas untuk dipentaskan di acara memperingati HUT RI.
Powered by Blogger.