Header Ads

Kerajinan Sulam Pita Desa Watualang



Perempuan-perempuan Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Jawa Timur ini memiliki kesibukan positif sekaligus mendatangkan rupiah. Sembari berkumpul, tangan mereka tidak henti berkreasi menyulam pita. Dan pita-pita lembut aneka warna itupun berubah menjadi wujud barunya yang luar biasa.

Awalnya, kerajinan sulam pita di atas bahan kain denim tersebut membuat ibu-ibu rumah tangga Watualang berkeluh-kesah, bahkan nyaris menyerah. Maklum, di antara mereka sudah ada yang lansia dan berusia di atas setengah abad. Betapa susahnya menarik pita dengan kehati-hatian ekstra agar pita tampil cantik sempurna. Sementara tangan mereka sudah penuh berkeringat, namun pita tak kunjung sempurna. Salah satu perajinnya adalah Ibu Zifa, dorongan dan suntikan semangat terus ditiupkan agar mereka tak berhenti di tengah jalan.

Terlebih melihat respons pasar dari hasil kerajinan sulam pita berbahan kain denim lebih bergairah ketimbang sulam pita tas, dompet, ataupun kerudung dan hijab, semangat mereka pun kembali bangkit. Tidak sekadar memainkan sulam pita di atas bahan kain denim, mereka juga bersemangat belajar berkreasi, hingga tekad kuat untuk mengenal jalur pemasaran, memasarkan karya mereka. Terlebih, untuk saat ini pasar produk tas dan dompet denim sulam pita yang mereka kerjakan masih sepi pemain.

Di sela-sela waktu mengurus keluarga, menjaga anak-anak dan memanfaatkan waktu senggang, mengerjakan sulam pita berbahan denim kini menjadi keasyikan baru bagi perempuan Watualang ini. Karena memang tujuan kegiatan pelatihan yang diberikan Zifa Handmade ini untuk meningkatkan keterampilan dan peran serta mereka dalam kegiatan ekonomi keluarga.

Sumber : KerajinanIndonesia.id

No comments

Powered by Blogger.